Sabtu, 01 Agustus 2015

Didiklah Anak Anda denga Benar

Anak merupakan ujung tombak keluarga yang nantinya akan menjadi kebanggaan orang tua sekaligus dapat mengharumkan nama baik keluarga. Tapi tahukah anda bimbingan yang salah akan berpengaruh besar terhadap masa depan buah hati anda?

Jawabannya ya. Banyak orang tua mendidik anak dengan keras yang bermaksud agar anak tersebut mengerti dengan apa yang mereka maksud. Tapi apakah didikan seperti itu dapat membuat anak mengerti maksud orang tuanya? Tentu tidak.

Psikologi sederhananya adalah didikan yang keras hanya akan menimbulkan aura negatif yang terjadi maka ketika aura negatif terjadi, dengan tidak langsung anak tidak bisa menerima dan menangkap apa yang dimaksud orang tua dan itu hanya akan membuat mereka merasa tertekan. Semakin sering anak dididik dengan cara keras, maka semakin besar pula tekanan psikologis yang diberikan kepada anak dan itu hanya akan membuat mereka melawan dan tidak menagkap maksud orang tua.


Lalu didikan seperti apa yang harus dilakukan orang tua terhadap anak dan apa yang harus dihindari?

Yang utama disini adalah seberapa nyaman lingkungan yang anda bangun dalam keluarga anda, sebab lingkungan yang nyaman akan membuat anak anda nyaman pula bersama anda, dan setidaknya memperkecil dampak negatif yang diberikan lingkungan diluar terhadap anak anda. Sebaliknya jika lingkungan keluarga anda tidak memberikan kenyamanan buat anak anda, maka tentu anak anda akan lebih memilih lingkungan diluar dan itu akan memperbesar kemungkinan dampak negatif terhadap anak anda.
Dukunglah anak anda dalam berbagai macam hal, contohnya ketika dia menggambar katakanlah bahwa anda sangat menyukai gambarnya dan berharap dia akan menjadi seorang pelukis ternama misalnya. Itu secara tidak langsung akan mendukung bakat anak anda dan mempengaruhi otak serta psikologisnya sehingga nanti dia bisa menjadi pelukis ternama. Ya, hal kecil tapi berdampak besar. Yang sering dilakukan sekarang oleh orang tua, pengajar/guru bahkan pengasuh adalah memarahi anak yang sedang menggambar dengan kata-kata "kamu cuma bisa gambar doang mau jadi apa kamu?" kata-kata itu 100% salah dan hanya akan memojokan anak dan mengurangi kreatifitasnya sehingga dapat mempengaruhi masa depannya.
Hindarilah menggunakan kata jangan dan gantilah dengan kata yang lebih bermakna positif contohnya

























Source gambar: berjibaku.com

Dari semua diatas akan membuat anak merasa aman dan nyaman berada di lingkungan keluarga, juga akan membangun rasa percaya diri dan mentalitas anak anda. Kembali lagi, hal kecil tapi manfaatnya besar untuk pertumbuhan dan masa depan anak anda.

Masih banyak metode mendidik anak yang lebih baik dan positif, salah satunya anda bisa baca disini

0 komentar:

Posting Komentar